Penyakit Pada Mobil Yang Jarang Dipakai

Selasa, 21 Februari 2017
Penyakit Pada Mobil Yang Jarang Dipakai

Penyakit Pada Mobil Yang Jarang Dipakai

 

Selama ini ada asumsi yg salah yang menganggap mobil awet jika jarang dipake. Sebetulnya  asumsi ini tdk salah tapi juga tidak sepenuhnya benar. Jikamobil  jarang dipakai nya karena memang kita memiliki lebih dari satu mobil dengan tanpa meninggalkan perawatan maka bisa jadi asumsi mobil jarang dipake itu awet adalah benar adanya. Tapi jika jarang dipake dalam arti didiamkan saja tanpa perawatan berkala maka mobil awet jika jarang dipake adalah asumsi yang salah.

 

Mobil yang jarang dipake bukan berarti  akan tetap awet atau tidak rusak. Mobil yang jarang dipakai jika dibiarkan terlalu lama di garasi justru akan rentan sekali terhadap kerusakan. Bagian mobil yg rentan terhadap kerusakan  jika jarang digunakan biasanya kaki kaki body dan mesin.

 

Bagian mobil yang mudah rusak jika tidak digunakan diantaranya sebagai berikut :

 

Berikut ini adalah beberapa masalah yang akrab bagi mobil yang jarang dipakai yang penting sekali anda perhatikan :

 

1.   Karatan pada tangky bensin

Jika tangky dalam kondisi kosong, mobil yang jarang dipakai dapat menyebabkan tangky bensin karatan. Serpihan serpihan karat ini mengakibatkan penyumbatan pada sirkulasi bahan bakar.  Ini menyebabkan proses pembakaran tidak berjalan dengan sempurna.

Jika mobil jarang digunakan pastikan tangki bahan bakar terisi penuh jika. Hal ini untuk meminimalisir volume udara yang terdapat dalam tangki bahan bakar.

Usahakan untuk selalu menghidupkan atau memanasi mesin mobil setiap hari. Hal ini untuk memastikan jika bahan bakar dalam tangki dapat mengalir dengan sempurna ke proses pembakaran. Selain itu, hal tersebut juga untuk melancarkan sirkulasi udara di dalam tangki sehingga tidak mudah terjadi proses kondensasi.

 

2.   Karatan pada sasis dan kaki kaki

Karatan pada sasis ataupun kaki kaki jika dalam waktu yang lama tidak tertangani secara extreem bisa berakibat fatal yaitu potong sasis.

Karatan pada kaki2 sangat membuat mobil tidak nyaman saat dikendarai.

Sesekali sebaiknya mobil dipanaskan atau dikeluarkan dari garasi dan jika perlu sekali kali boleh dipake sebentar agar supaya baut baut menjadi lemas kembali.

 

3.   Kerusakan pada ban mobil

Mobil yang terlalu lama tidak digunakan ternyata bisa menyebabkan ban mobil mengempis dan itu akan membuat ban mobil cepat rusak. Solusinnya biasanya dengan menopang mobil menggunakan alat penyangga. Tetapi jangan menggunakan dongkrak untuk menopangnya, karena akan membuat dongkrak rusak jika terlalu lama digunakan.

4.   Jamur pada kaca dan kerusakan pada wiper

Komponen lain yang bisa menjadi penyakit yang akrab bagi mobil yang jarang dipakai adalah karatan pada kaca dan kerusakan pada wiper. Ketika mobil jarang digunakan otomatis kaca akan ditumbuhi jamur kaca sehingga kaca tidak jernih lagi. Ini mengakibatkan pandangan menjadi kabur dan buram. Tentu ini sangat membahayakan pengemudi jika memakai kendaraan tersebut. Disamping kaca wiper pun akan rusak dan karatan. Biasanya karet wiper mobil menjadi keras. Cara untuk menghindari kerusakan ini bisadengan mengganjal wiper dengan menggunakan busa agar tidak menempel langsung pada kaca mobil.

5.   Kerusakan pada aki mobil

Mobil yang jarang dipakai juga berakibat pada kerusakan aki. Kerusakan ini biasanya terjadi karena seringkali mobil dibiarkan atau ditinggalkan dalam keadaan aki masih tersambung sehingga aki masih bekerja. Untuk menghindari kerusakan pada aki, bisa dilakukan dengan melepas sambungan aki tersebut agar aki tetap awet meskipun mobil tidak dipakai dalam waktu yang cukup lama. Dan yang sangat penting untuk dilakukan  adalah rajin rajinlah memanaskan mesin mobil sekitar 10 sampai 15 menit di pagi hari. Bisa setiap hari atau 2 hari sekali cukup.

6.    Kerusakan pada REM

Sudah menjadi kebiasaan kita meninggalkan mobil dalam kondisi rem tangan dalam posisi aktif. Jika mobil jarang dipakai sedangkan  posisi rem tangan dalam kondisi aktif dapat mengakibatkan minyak rem dengan piringan menjadi lengket. Hal inilah yang membuat rem menjadi rusak. Jika mobil tidak digunakan dalam waktu yang lama sebaiknya tidak ditingalkan dalam kondisi rem tangan aktif.

Kerusakan kerusakan diatas sebetulnya bisa dihindari jika kita rajin merawatnya. Memanaskan mobil selama 5 ‚Äď 10 menit adalah salah satu cara agar aki tidak cepat rusak. Menutup mobil dengan body cover juga salah satu cara agar mobil tidak kotor dan berdebu. Sesekali mobil digunakan dalam jarak yang tidak terlalu jauh sekedar untuk melemaskan kaki kai dan baut agar tidak karatan juga bisa dilakukan.

Itulah beberapa masalah yang biasa terjadi jika mobil jarang dipakai

 



  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar